Langsung ke konten utama

Mengingat Allah

"(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tentram." Ar-Rad : 28

Jadi hari ini saya sedih. Ibarat sakit dan luka, saya masih dalam masa penyembuhan. Ya, sakit dan luka itu akibat ulah saya sendiri. Seperti sakit yang perlu merasakan getirnya obat, seperti luka yang perlu merasakan pedihnya alkohol untuk membersihkannya. Mungkin kalau bisa memilih, saya lebih memilih tidak melihat rupa, tidak mendengar suaranya ataupun suara orang yang lain yang menyebut namanya. Rasanya pedih bersinggungan dengan itu semua. Apalagi bagaimana dia dapat bersikap manis dengan teman wanita lain, tapi begitu dingin dan tajam kata-katanya kepada saya.

Saya mengakui masih ada celah sedih merasakan itu semua. Saya ingin sepenuhnya sembuh hingga tidak membawa sisa luka yang belum selesai kepada masa depan saya.

saya mensugesti sedih dan beban pikiran yang saya dapatkan adalah reaksi kimia karena efek "cinta" yang katanya seperti narkotika. Dan perasaan itu bukankah akan berganti seperti musim? jika sekarang adalah musim gugur yang membuat menggigil, bukankah setelah ini adalah musim semi?

Saya ingat pada ayat Al-Qur'an yang saya tulis pada awal artikel ini. Tapi yang menjadi pertanyaan saya, mengingat Allah yang seperti apa yang menenangkan hati? apakah dengan sekedar dzikir lisan, membaca Al-Qur'an saja tanpa arti atau bagaimana?

Qadarallah, tadi dengar kajian ust. hanan, yang intinya ibadah yang lebih tinggi bahkan dari jihad adalah dzikrullah. dzikrullah seperti apa?

Dan saya ingat apa yang sempat saya lupakan. Mengingat Allah tidak hanya di lisan tapi juga di hati dan pikiran.

Keputusan saya untuk bergerak ke arah yang lebih baik ini beberapa waktu lalu, saya ingin karena Allah. bukan karena saya yang disakiti menjadi korban, bukan saya yang ditinggali begitu saja tanpa pesan, tapi ini keputusan saya karena Allah. Walau membutuhkan proses dan masih berproses, insyaAllah ini adalah keputusan terbaik.

Komentar