Langsung ke konten utama

Prolog


Bismillahirrohmanirrohim..

Untuk menulis sesuatu, yang kelak akan menjadi pemberat atau peringan timbangan baik atau burukku kelak, membuatku membutuhkan referensi lebih. Referensi yang ga selalu aku jadikan footnote, tapi referensi untukku belajar bagaimana memandang sesuatu dan bagaimana cara menyampaikan. Hingga tulisanku ini diharapkan lebih membawa manfaat daripada kerusakan.

Aku tidak akan membagikan kisah tentang hidupku disini, karena itu terlalu pribadi dan terkait dengan orang-orang lainnya yang dikhawatirkan tak berkenan untuk disebutkan namanya dalam ceritaku. Jadi kelak aku ingin berbagi sudut pandangku, bagaimana usahaku untuk memaknai suatu peristiwa yang aku alami atau amati.

Dunia terlalu luas untuk dijabarkan, apalagi dengan terbatasnya kata yang aku punya. Aku bukanlah seorang bijak ataupun orang yang sudah lebih baik dari orang lainnya. Aku hanyalah seseorang yang memiliki kemerdekaan untuk mengungkapkan pendapat dan pemikiran, serta berusaha terbuka untuk menerima masukan yang disampaikan dengan cara yang baik. Berharap apa yang diguratkan membawa kebermanfaatan sehingga aku dan kalian yang membacanya tidak hanya memandang hidup sebagai jeda waktu antara lahir dan mati, tetapi hidup sebagai waktu untuk mengumpulkan bekal dan kesempatan untuk lebih mengenal Rabb nya. Rabb yang telah mencipta kita dan dunia itu sendiri. Kali ini aku menulis perkenalan dari tema super luas bagiku ini sambil aku memilah dan menyaring apa yang akan aku tulis selanjutnya ya.

Sebenarnya tulisan ini dan kelak tulisan-tulisan selanjutnya adalah bagian pengingat bagiku yang masih banyak kurang dan lupa. Namun jika memang itu baik (insyaAllah, semoga ya), aku ingin teman-teman juga bisa mengambil yang baiknya. Segitu dulu ya, sampai jumpa…

Happy reading

Komentar